February 18 2010

Tips Berpakaian Saat Kerja untuk Wanita

Tagged Under : , , , , , , , , ,

Dari judulnya saja sebenarnya sudah kelihatan maksud dan tujuannya, tapi sebenarnya ini mengenai Pakaian Wanita yang harus dihindari saat bekerja. Masih nyambung kan…he..he..he..Banyak wanita karier tak menyadari kesalahan mereka dalam berbusana saat pergi ke kantor untuk bekerja. Meskipun tampak sepele, salah mengenakan Pakaian Wanita dapat membuat kita terlupakan atau batal mendapat promosi jabatan. Seperti dilansir Forbes.com, mengenakan pakaian yang tepat saat bekerja dapat berbuah kesuksesan. Berikut beberapa pakaian yang harus dihindari untuk dipakai saat bekerja:

1. Atasan yang terlalu terbuka.
Mengenakan busana yang terlalu terbuka atau terlalu seksi adalah kesalahan paling fatal dalam daftar ini. Pasalnya, penelitian menunjukkan wanita yang berpakaian terlalu seksi dalam lingkungan profesional biasanya lebih sering dilupakan untuk promosi jabatan. Jika ingin maju, lupakan atasan yang terlalu terbuka.

2. Rok yang terlalu mini.
Mengenakan rok yang terlalu pendek mengesankan Anda sedang berusaha menutupi kekurangan di bidang lain. Ahli etika Barbara Pachter mengatakan bahwa lutut adalah bagian yang sangat visual. Perhatian orang lain akan lebih mudah terfokus pada lutut dibandingkan dengan wajah Anda. Simpan rok mini Anda untuk acara lainnya dan kenakan rok nyaman yang tak terlalu memperlihatkan paha saat bekerja.

3. Pakaian tembus pandang.
Bahan yang cocok dikenakan saat musim panas seperti organza memang terlihat keren dan cantik. Tapi di bawah cahaya lampu ruang rapat, bahan tersebut akan dengan jelas memperlihatkan bentuk kaki dan anggota tubuh yang lainnya. Solusi terbaik adalah dengan menggunakan bahan-bahan transparan tersebut sebagai kamisol untuk atasan. Jika jenisnya rok, lapisi dengan legging.

4. Aksesori yang terlalu berlebihan.
Di lokasi kerja, sedikit aksesori lebih baik. Perhiasan yang dipakai terlalu berlebihan justru terkesan mencolok dan murahan. Tapi jika tetap ingin mengenakan kalung yang sedikit “ramai”, pilihlah anting-anting yang sederhana sebagai pasangannya.

5. Baju bertema pantai.
Contohnya adalah baju bercorak ramai dan cerah, menggunakan tali-temali “spageti”, dan sandal jepit. Tak ada yang lebih membuat Anda terlihat tidak profesional selain datang ke kantor dengan pakaian seperti itu. Mengenakan penutup seperti pashmina, blazer atau cardigan sederhana akan membuat penampilan terlihat lebih profesional. Sebaiknya pakaian bertema pantai dihindari sama sekali.

6. Pakaian terlalu longgar atau sempit
Pakaian klasik bisa berubah menjadi buruk bila terlalu longgar atau terlalu ketat. Pachter menyarankan untuk membeli pakaian yang bisa dirombak di toko. Jika pakaian yang ada di lemari tak cocok karena berat badan Anda bertambah atau berkurang, carilah tukang jahit terdekat. Kemudian sesuaikan pakaian itu dengan ukuran badan Anda saat ini. Pakaian yang pas bisa mengubah Anda dari yang terlihat tak rapi menjadi berkelas.

7. Memperlihatkan pakaian dalam.
Meskipun pakaian dalam Anda berbahan bagus dan mahal, tak ada alasan untuk memamerkannya saat sedang bekerja. Banyak toko-toko, termasuk Victoria’s Secret, yang memiliki staf terlatih untuk mengukur tubuh Anda dan membantu mencarikan pakaian yang sesuai.

tipgoceng.blogspot.com

January 27 2010

Gaya Chic Saat Hamil

Tagged Under : , , , , , , , , ,

Banyak wanita merasa resah dengan perubahan bentuk tubuhnya saat sedang hamil. Bagian perut yang membesar membuat para calon ibu tidak percaya diri dengan penampilannya.

Tapi hamil bukan alasan untuk tak bisa tampil gaya. Bahkan banyak pria beranggapan, wanita hamil terlihat lebih seksi dan sedap dipandang.


Jadi, Anda yang sedang hamil tak perlu kuatir mengubah penampilan lebih gaya dan chic. Jangan hanya mengenakan baju-baju semacam daster. Pilihan
pakaian hamil seperti itu justru membuat Anda terlihat kurang cerah.


Anda bisa mencontek gaya beberapa selebriti Hollywood yang tetap anggun dan seksi saat menanti kelahiran buah hatinya.


Wanita hamil juga ingin terlihat cantik dan seksi seperti wanita umumnya. Para desainer pun rupanya makin tanggap akan hal ini. Mereka pun menciptakan busana untuk wanita hamil yang semakin atraktif desainnya.


Model busana hamil bermacam-macam. Bisa bermain dengan potongan A-line serbalonggar ataupun garis empire ala putri Yunani yang anggun.


Pakaian hamil
itu dibuat multifungsi. Sehingga bisa dikenakan saat hamil maupun tidak. Anda juga bisa melakukan padu padan. Misalnya gaun mini dengan potongan longgar, bisa dipadukan dengan celana legging.


Tapi yang paling perlu Anda perhatikan adalah faktor kenyamanan. Busana yang nyaman saat hamil ditentukan oleh beberapa faktor antara lain bahan yang tak membuat gerah serta model busana yang tak terlalu ramai detil.


kosmo.vivanews.com

January 18 2010

Bereksplorasi Dengan Model Baju Kerja

Tagged Under : , , , , , , , , ,



Gaya berpakaian yang dikenakan memang dapat membangun karakter dan imej seseorang. Pun demikian dengan gaya berpakaian bagi kaum pekerja, pasti akan memberi imej tersendiri di mata karyawan, rekan, atau klien anda.
Umumnya pakaian/baju untuk pekerja selalu didominasi blazer yang membantu anda bersikap formal sepenuhnya. Namun kini, tren pakaian pekerja telah berganti dengan tampilan yang lebih manis sesuai karakter masing-masing. Mengenai hal itu, dina mediani, salah satu anggota asosiasi perancang pengusaha mode indonesia (appmi) membenarkannya.
Menurutnya, para pekerja zaman dulu lebih banyak mengenakan blazer(baik itu baju impor dan baju import) karena masih harus menunjukkan kesetaraan gender dan pola pikir yang berbeda antara wanita dan pria. Tapi sekarang kesetaraan itu tidak ada lagi, justru orang sudah memahami persamaan gender. Dengan demikian, kaum wanita umumnya lebih dapat menunjukkan kewanitaannya dengan cara berpakaian.
“dulu harus lebih menunjukkan profesionalitas dalam bekerja dengan tampil maskulin. Kalau sekarang sudah tidak lagi, eranya kini sudah berubah. Utamanya kaum pekerja wanita sudah dapat menujukkan sisi feminin mereka dalam busana kerja sehari-hari,” paparnya.
Lebih lanjut salah satu perancang busana baju impor dan baju import berlabel estrella ini juga mengungkapkan, pilihan pakaian yang dikenakan untuk para pekerja pun lebih bervariatif. Karena itu, bisa lebih bereksplorasi dengan keseharian mereka.
“pilihan pakaian kerja saat ini lebih beragam, gaun-gaun yang simpel pun bisa menjadi satu pilihan manis untuk pekerja wanita menunjukkan jati dirinya. Apalagi saat ini musim batik, maka pakaian khas jawa itu pun dapat dikenakan sebagai busana kerja sehari-hari,” ungkap wanita ramah ini.
Tak sebatas itu saja, sambung dina, aksesori pendukung dalam penampilan kaum pekerja pun dapat lebih beragam. Kendati demikian, dalam pengaplikasiannya pun harus disesuaikan dengan profesi yang digeluti.“kini aksesori pendukungnya pun lebih beragam. Namun anda tidak boleh asal memakainya. Jangan terlalu ramai, tapi sesuaikan dengan bidang pekerjaan masing-masing. Kalau menuntut pekerjaan yang efisien maka sebaiknya berpenampilan yang praktis,” ucap dina.
Bahkan, pemilihan aksesori yang digunakan juga harus disesuaikan dengan pakaian yang saat itu dikenakan.“saat memakai baju polos boleh menggunakan aksesori yang ramai, sementara kalau anda tengah menggunakan pakaian yang bermotif jangan memakai aksesori yang ramai,” pungkasnya.(nsa)

Http://lifestyle.okezone.com