March 09 2010

Tarif Rental Mobil di Jakarta

Tagged Under : , , , , , , , , ,

Maraknya permintaan masyarakat terhadap mobil sewa, membuat para pemilik Jakarta Rent Car menerapkan paket tarif sewa selama Liburan dan Lebaran.

Rental mobil Cipaganti di Cikini, Jakarta Pusat misalnya mengaku menawarkan berbagai jenis mobil untuk disewa dengan harga yang bervariasi.

Harga sewa Toyota Avanza 2006 misalnya Rp650.000 per hari, mobil jenis KIA 2006 Rp950.000 per hari, Kijang Innova 2007 Rp850.000 per hari, dan Kijang LGX 2006 Rp750.000 per hari. Sementara harga sewa Toyota Alphard sedikit lebih mahal yakni Rp2,5 juta.

“Ini sudah termasuk sopir namun belum termasuk biaya masuk tol dan bensin,” papar Andri Valentino (23), Customer Service Organizer (CSO) Cipaganti Cikini, Jakarta Pusat.

Hal senada dikatakan oleh Customer Service Cipaganti Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, Hendra. Menurutnya ada paket panawaran tarif penyewaan (Jakarta Rent Car) mulai dari paket tujuh hari hingga 15 hari. Adapun mobil yang disewakan yakni Toyota Avanza, Kijang Innova,dan Daihatsu Xenia.

Harga sewa Kijang Innova dan Toyota Avanza untuk paket tujuh hari yakni Rp3 juta, sementara untuk paket 10 hari Rp4 juta. Sedangkan harga sewa Daihatsu Xenia untuk paket tujuh hari yakni Rp2,2 juta,sedangkan paket 10 hari Rp3,2 juta.

autos.okezone.com

March 01 2010

Tips Sewa Rental Kendaraan Murah

Tagged Under : , , , , , , , ,



Terkadang ada saat dimana kita tidak dapat menghindari untuk menyewa mobil. Ketika anda berada dalam suatu perjalanan ke daerah tertentu maupun merencanakan perjalanan ke daerah yang jauh menggunakan mobil namun kendaraan anda sangat kecil yang tidak memiliki ruangan khusus untuk beristirahat atau meluruskan kaki anda sejenak, maka saat itulah anda membutuhkan kendaraan yang lebih besar yang mungkin hanya anda dapatkan dari perusahaan rental mobil. Sebelum anda melakukan penyewaan kendaraan dari perusahaan rental mobil, anda perlu mengetahui berbagai hal dan beberapa tips :

1. Langkah pertama adalah anda harus melakukan riset ke beberapa perusahaan rental kendaraan yang dekat dengan lokasi anda. Cobalah anda batasi riset anda hingga tiga atau empat perusahaan rental mobil yang terdekat.
2. Anda harus bertanya mengenai persyaratan yang diperlukan untuk melakukan rental mobil. Anda harus bertanya mengenai bahan bakar, beberapa perusahaan rental mobil mensyaratkan bahan bakar harus kembali seperti saat anda mengambil kendaraan tersebut dari perusahaan rental mobil tersebut.
3. Anda harus menanyakan mengenai keterlambatan pengembalian kendaraan. Seiring dengan tidak menentunya keadaan jalan dan kondisi kemacetan akhir-akhir ini membuat anda terkadang tidak dapat tepat waktu, ada beberapa perusahaan rental mobil yang dapat mengerti keadaan ini sehingga mereka memberi kompensasi selama satu hingga dua jam, namun tidak sedikit perusahaaan rental mobil yang mewajibkan penyewa mengembalikan kendaraan tepat waktu dan memberi biaya tambahan per-jam.
4. Tanyakan mengenai asuransi apakah termasuk untuk pengemudi dan pihak ketiga. Ini sangat anda perlukan sehingga akan membuat anda lebih tenang namun anda harus tetap berhati-hati di jalan.
5. Pastikan anda membaca kontrak atau perjanjian sewa rental kendaraan dengan teliti, tanyakan mengenai hal-hal yang tidak anda mengerti, ini ditujukan agar anda tidak dipermainkan oleh perusahaan rental mobil yang nakal. Catat nomor telepon perusahaan rental mobil yang dapat dihubungi setiap saat, hal ini berguna jika terjadi sesuatu dengan anda selama di perjalanan.

Http://www.hadirentcar.com

February 23 2010

Jasa Rental Kendaraan Meningkat

Tagged Under : , , , , , , , , ,

Industri jasa persewaan kendaraan yang diperkirakan berjumlah 5.000 perusahaan di Indonesia mengoperasikan lebih dari 500 ribu unit mobil. Hal itu terungkap dalam seminar bisnis ‘Prospek Pemulihan Ekonomi dan Implikasinya Bagi Perkembangan Industri Jasa Persewaan Kendaraan’ yang diselenggarakan Asosiasi Perusahaan Rental Kendaraan Indonesia (Asperkindo) di Jakarta, pekan lalu.

Pongki Pamungkas, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Rental Kendaraan Indonesia (Asperkindo) mengatakan bahwa prospek bisnis industri jasa persewaan kendaraan di Indonesia sangat menjanjikan. “Asosiasi memperkirakan investasi di industri jasa persewaan kendaraan nasional mencapai lebih dari Rp 75 miliar dengan perputaran usaha tahunan lebih dari Rp 20 triliun,” katanya.

Saat ini, industri jasa persewaan kendaraan di Indonesia terutama Rental Mobil Jakarta mempekerjakan lebih dari 1,5 juta tenaga kerja langsung maupun tidak langsung. Angka itu bisa lebih banyak lagi pada tahun- tahun mendatang seiring rencana ekspansi bisnis masingmasing perusahaan yang tergabung dalam asosiasi tersebut.

Peremajaan atau pembelian mobil baru untuk industri ini yang dilakukan secara berkesinambungan secara tidak langsung juga akan meningkatkan penjualan sektor otomotif nasional. Berdasarkan data Asperkindo, tahun ini pembelian mobil baru yang dilakukan industri jasa persewaan kendaraan (nasional) mencapai sekitar 45 ribu unit atau 10 persen dari prakiraan penjualan otomotif nasional tahun ini sebesar 450 ribu unit.

“Paling tidak, kami yang tergabung dalam wadah Asperkindo memiliki komitmen panjang untuk eksis di industri jasa persewaan. Tentu kami membutuhkan mobil-mobil baru setiap tahunnya,” ujar Pongki Pamungkas.

Saat yang sama, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Bambang Trisulo mengungkapkan bahwa industri jasa persewaan kendaraan memberikan kontribusi yang cukup besar untuk industri otomotif nasional. “Kalau industri jasa persewaan kendaraan makin berkembang, kebutuhan terhadap mobil baru tentu makin besar. Imbasnya, penjualan otomotif akan terbantu,” kata Bambang Trisulo, menjelaskan.

Pengamat ekonomi Faisal Basri yang tampil sebagai salah seorang pembicara dalam seminar tersebut juga optimistis industri jasa persewaan kendaraan Rental Mobil Jakarta akan berkembang di masa mendatang. Terutama didorong oleh industri pariwisata yang tetap eksis sekalipun Indonesia dilanda beberapa aksi pengeboman yang dilakukan teroris. Faisal pun memprediksi sektor ekonomi yang secara tidak langsung menggerakkan industri jasa persewaan kendaraan akan membaik. “Saya optimistis, ekonomi Indonesia bisa tumbuh di atas lima persen tahun depan. Sampai sekitar 5,4 hingga 5,8 persen,” kata Faisal Basri, dalam paparannya.

tempointeraktif.com