Selain untuk membangun karakter bangsa, olahraga sudah menjadi entitas industri yang memiliki nilai tambah signifikan. Meskipun prestasi olahraganya secara nasional belum menggembirakan, negeri ini harus bisa mengembangkan riset dan industri alat olahraga.
Apalagi dengan diberlakukannya perdagangan bebas ASEAN-China atau ASEAN-China Free Trade Area, industri peralatan olahraga dalam negeri utamanya, yang tergolong usaha mikro, kecil, dan menengah, akan menghadapi serbuan produk murah dari China. Untuk memperkuat struktur industri peralatan olahraga domestik, dibutuhkan riset dan inovasi teknologi.
Struktur industri kecil dan menengah yang selama ini memproduksi peralatan olahraga harus segera dibenahi dengan menginjeksi bantuan permodalan, penerapan teknologi, dan proses bisnis yang lebih efektif. Tak bisa dimungkiri lagi, konvergensi teknologi informasi dan komunikasi telah mentransformasikan praktik dan manajemen olahraga.
Apalagi aplikasi internet, khususnya e-commerce, semakin mewarnai event dan industri olahraga dunia. Penting bagi negeri ini mengembangkan infrastruktur sistem informasi olahraga (sport information system) berbasis web service yang bisa digunakan oleh organisasi olahraga, entitas industri, dan masyarakat.
Tantangan pengembangan olahraga masa depan diwarnai dengan kemampuan suatu bangsa melakukan riset dan teknologi di bidang olahraga. Riset dan teknologi tersebut juga akan menumbuhkan industri olahraga serta melakukan banyak eksperimen tentang peralatan olahraga. Ada baiknya entitas industri di negeri ini belajar dari keberhasilan China mengekspor peralatan olahraga ke Amerika dan Eropa. Nilai ekspor itu tumbuh hingga dua di*** selama lima tahun terakhir.
Selain itu, industri peralatan olahraga China mampu melakukan strategi diferensiasi untuk bersaing dengan industri yang sudah memiliki nama besar. Jenis peralatan olahraga yang diekspor dari China, antara lain, peralatan golf, raket, sepatu roda dan papan seluncur (skateboard), bola, peralatan olahraga musim dingin, perlengkapan olahraga air, dan perahu karet. Standar Olimpiade
Sekitar 70 persen struktur industri peralatan olahraga China dipasok dari Provinsi Guangdong, Zhejiang, dan Jiangsu. Pemerintah China sedang berupaya agar desain dan produk peralatan olahraga, seperti raket dan bola, sesuai dengan standar Olimpiade. Entitas industri di negeri itu terus didorong untuk memproduksi peralatan olahraga menggunakan hasil riset tentang material untuk alat-alat olahraga, terutama yang berasal dari bahan komposit.
Perkembangan alat olahraga sangat dinamis, berbanding lurus dengan perubahan dalam ilmu olahraga yang berlangsung secara cepat. Riset industri peralatan olahraga sekarang ini terfokus untuk mewujudkan personal protective equipment (PPE). Tujuan riset adalah mengidentifikasi karakteristik PPE yang penting bagi para atlet, memastikan kebutuhan mereka, serta menganalisis secara kualitatif dan kuantitatif selama bermain. PPE sangat terkait dengan berbagai aspek, seperti ergonomi, psikologi, dan ilmu olahraga.
Riset dan industri peralatan olahraga dunia telah mengalami lompatan luar biasa. Hal itu ditandai dengan desain peralatan olahraga melalui riset yang melibatkan teknologi canggih. Contohnya adalah penggunaan perangkat desain dari Dassault Systemes yang terdiri dari aplikasi, layanan, dan metodologi yang membahas kebutuhan unik pelanggan di industri peralatan olahraga. CATIA, misalnya, digunakan untuk membuat produk secara virtual, SIMULIA untuk simulasi realistis, DELMIA untuk digital manufaktur, ENOVIA untuk kolaborasi dan manajemen proses bisnis, serta 3DVIA untuk kepentingan konsumen.
cetak.kompas.com
November 19 2009
Perawatan Alat Olahraga
Tagged Under : alat alat fitnes, alat fitnes, alat fitness, alat olah raga, alat olahraga, fitness alat, fitness equipment, fitness excercise, sport fitness, toko olahraga
Seperti kita ketahui bahwa merawat jauh lebih susah daripada membeli alat fitnes atau alat olahraga, membeli lebih gampang apalagi bagi yang banyak duit,tapi tidak demikian dengan meawat, kadang kala uang terbuang sia-sia karena barang yang kita beli rusak sebelum kita pakai maksimal. Begitu juga dengan alat fitness, jangan sampai alat fitnes atau alat olahraga, yang kita baru beli tapi cepat rusak karena tidak megerti cara perawatan. Berikut cara-cara perawatan alat-alat fitness:
1.perawatan treadmill electric:
- Gunakan treadmill electric sesuai kapasitas misal 1,5 hp berat pemakai tak boleh melebihi 100 kg,treadmill home use tak boleh dipakai lbh 1 jam berturut-turut
- Jaga kebersihan treadmill electric
- Jaga agar running belt posisinya ditengah jangan sampai lari ke pinggir
- Jauhkan dari tikus,lipat jika bisa kalau tak terpakai
- Service berkala min 3 bln sekali oleh teknisi anda atau ke global fitness
Penanganan pertama treadmill yang mati sebelum panggil teknisi:
- Cek arus dengan tespen mulai stopkontak hingga sekering
- Periksa sekering(fuse) yang letaknya dekat kabel masuk
- Periksa kabel-kabel apakah ada yang putus
- Periksa cop-cop kabel mungkin ada yang kendor
- Jika masih mati hubungi teknisi anda atau global fitness
2.perawatan treadmill manualPerawatan treadmill manual jauh lebih gampang :
- Cek baterai secara berkala jangan sampai karatan, jika redup nyalanya segera ganti
- Jaga kebersihan treadmill terutama bawah running belt
- Jaga posisi running belt agar tetap di tengah,agar belt tak cepatrusak
- Kasih pelumas secara berkala
3.perawatan alat fitness yang pakai shokbekker
Alat fitness yang pakai shockbekker antara lain distributor alat fitnes dan distributor alat olahraga: power rider,jogger,stepper,dll, agar tidak cepat bocor jangan sekali-kali dikasih minyak pelumas, karena akan membuat klep tidak bekerja dan menjadi bocor.
4.perawatan alat fitness yang bagianny dikromBersihkan secara berkala,untuk perlindungan bisa dikasih aotusol, selamat merawat alat-alat fitness anda cek sini juga distributor alat fitnes dan distributor alat olahraga
November 11 2009
Jasa Fitnes Marak, Dongkrak Penjualan Treadmill
Tagged Under : alat alat fitnes, alat alat olahraga, alat olahraga, alat treadmill, bisnis olahraga, harga treadmill, jual alat fitnes, jual treadmill, peralatan olahraga, toko olahraga
Hingga saat ini, animo masyarakat yang memanfaatkan Alat Fitnes untuk menjaga kebugaran tubuh masih tergolong tinggi. Hal ini terbukti dengan makin banyaknya masyarakat yang mengunjungi tempat-tempat penyewaan alat fitnes/gym.
Maraknya penggunaan alat fitnes ini, secara tidak langsung mendongkrak penjualan peralatan fitnes dari yang manual sampai yang berteknologi listrik. Misalnya, electric treadmill (alat untuk berjalan/berlari di tempat).
Menurut Yanto, salah seorang penyedia peralatan fitnes di seputaran Denpasar, Minggu (2/11) kemarin, penggunaan alat-alat fitnes ini cukup digemari masyarakat, mulai yang manual hingga yang berteknologi listrik.
Salah satunya produk electric treadmill ini. Selain lebih praktis dan mudah pengoperasiannya, alat ini juga memiliki tingkat kecepatan yang bervariasi, mulai 2 km/jam hingga 14 km/jam. Misalnya, tipe JDB 1.300 yang ditawarkan dengan harga sekitar Rp 6 jutaan per unit, sedangkan treadmill tipe ET DP 138 harganya sekitar Rp 4 jutaan per unit.
‘’Kedua alat fitnes ini berfungsi untuk melatih otot kaki dan jantung. Dengan alat fitness ini konsumen dapat berjalan dan berlari dengan kecepatan terendah 2 km/jam,’’ jelasnya.
Selain menyediakan produk treadmill memakai tenaga listrik, pihaknya juga menyediakan produk fitness yang manual, seperti Treadmill UN 755 Cyber Sport yang ditawarkan dengan harga sekitar Rp 2.500.000 per unit, Home Gym (1 sisi) Cyber Sport KP-115F ditawarkan sekitar Rp 3.000.000 per unit.
‘’Pemakaian peralatan fitnes manual ini disesuaikan dengan kemampuan penggunanya, terutama dalam pengaturan kecepatan, berat dan kekuatannya,’’ jelasnya.
Hal senada ***ngkapkan Hendra, salah seorang penyedia peralatan fitnes lainnya. ‘’Belakangan ini cukup banyak tumbuh tempat fitnes yang menawarkan pelatihan senam (body language) hingga pada penyewaan peralatan fitnes,’’ ujarnya.
Lanjut dia, berkat tingginya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, alat fitnes juga makin dicari konsumen. Dilihat dari jenisnya, peralatan fitnes ini beraneka raga bentuk dan fungsi. Salah satu yang diminati remaja putra adalah burble dan dumble untuk body building (pembentukan otot).
Dicontohkan, dumble dengan pemberat 8 kg ditawarkan Rp 200.000-Rp 300.000 per unit, sedangkan burble yang terdiri dari stick dan beban pemberat, mulai dari pemberat plastik 1 kg hingga 6 kg ditawarkan Rp 7.000 per kg.
Sementara, pemberat besinya mulai dari berat 1 kg sampai 20 kg dengan harga berkisar Rp 15.000 per kg hingga Rp 20.000 per kg. ‘’Alat untuk pembentukan tubuh ini tentunya memberikan jaminan kualitas yang mampu menyehatkan pemakai,’’ imbuhnya.
Kata dia, pemakaian rutin akan membantu menjaga kebugaran dan kesehatan mulai dari menjaga kesehatan jantung, pengecilan perut, pembentukan kaki, pinggang, pinggul, dan otot yang lainnya.
bisnisbali.com


